mata ini pecinta yang buruk, kau tau? ia selalu menyukai hal-hal indah. namun hati ini selalu setia menyimpan satu nama. namamu.
namamu itu, membuat hari-hariku menjadi buruk. tapi akan semakin buruk jika tidak ada namamu di dalamnya.
perihal mengingat hal-hal baik tentang dirimu, aku orangnya. jika ada seseorang mengatakan hal buruk tentangmu, jangan hiraukan. dengarkan aku.
di sampingmu, pria sepecundang akupun bisa menjadi terhormat.
aku berani bertaruh, tawamu itu bisa membuat pria mana saja jatuh cinta. itulah mengapa hari-harimu diisi dengan orang-orang yang jenaka. kemudian aku berpikir. jika kamu bersamaku, apakah kamu akan sebahagia ini, seperti sekarang. bersamanya?
kamu wanita yang baik. semua orang tau itu. mencoba membuatmu jatuh cinta kepadaku berarti memaksakanmu mengalami kemunduran.
jika di waktu lenggang kalian sedang berbincang, ceritakan hal baik tentang diriku, agar sewaktu-waktu bila ia tak lagi menghargaimu. posisinya di hatimu tak lagi aman.
di akhir sajak atau puisi ini, entah apapun namanya, yang seharusnya menyimpan kalimat pamungkas seperti yang dilakukan penyair kesukaanmu, aku tak tau cara mengakhirinya, yang jelas jika kau perlu bicara, aku akan selalu ada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar