Minggu, 12 Maret 2017

tokoh film

aku setuju dengan kata-katamu tentang hidup adalah film
dan kita tokoh utamanya
namun bedanya, kita lah yang menentukan akhir film kita sendiri

kamu membenci orang-orang yang terlalu banyak bicara tentang akhir film
katamu ada kepuasan tersendiri mengetahui akhir film tanpa mendengar bocorannya

kita adalah tokoh yang selalu tertimpa masalah, katamu
dan selalu melewatinya meski sedikit ada air mata
kemudian kita bahagia
namun, hidup tidak sesederhana dan serumit itu
dalam kenyataannya bahkan karakterku tidak ada di hidupmu.

diam

aku lupa kapan terakhir memujimu cantik, karena kamu tuli
kamu tidak mendengar apa yang ku katakan, hanya menyimak dan tersenyum
aku ingin memujimu setiap hari
dan mengatakan dandananmu kadang berlebihan

seseorang mengatakan cinta bukan hanya kata-kata
namun tetap saja, kita tidak saling mengerti dengan apa yang kita bicarakan
kamu dari awal tidak paham dengan apa yang ku katakan
kamu tersenyum, seolah mengerti

dan aku benci kamu diam ketika aku berteriak mencintaimu setiap hari
karena sebelum kita bertemu aku sudah menjadi bisu.

kata terakhir

aku berbaring di atas lantai, memandang langit-langit kamar yang tidak biru
aku berharap hujan tidak turun, karena kamar ini terlalu kecil untuk menampung air matamu

namun ujung matamu berair, seperti kubangan air di jalan menuju rumahku
aku tidak mau menduga mengapa kamu menangis, hal itu membuatku takut

keesokan harinya kamu pergi entah kemana, dan diam mu kata-kata perpisahan yang tidak ku mengerti.