masa laluku terlalu menyenangkan, ia memiliki waktunya sendiri
mengapa kenangan-kenangan akan dirinya betah berada di kepala
mengapa kenangan-kenangan akan dirinya betah berada di kepala
masa mudaku terlalu cepat, ia menjadi cepat karena kuhabiskan berlama-lama mengejar seseorang yang melihatku mengejarnya pun tidak
masa depanku berjalan lambat, karena kuhabiskan untuk yakin, di detik ini aku akan bertemu seseorang yang serupa dirinya.